Peringati 75 Tahun SDK Watuwawer, Panitia Gelar Seminar Sehari

seminar 75 tahun SDK Watuwawer
Suasana seminar peringatan 75 tahun SDK Watuwawer, Lembata

Dalam rangka menyambut hari lahirnya SDK Watuwawer yang ke 75, panitia menyelengarakan seminar sehari pada Jumad, 18 Maret 2022 dengan tema : Pemanfaatan Media Berbasis Teknologi Dalam Pembelajaran. Bruder Stanislaus Guna, M.Pd, dosen pada Unika St. Paulus Ruteng menjadi salah satu pamateri yang mengulas tentang upaya peningkatan mutu pendidikan menyongsong pembelajaran abad 21.

Pada bagian pertama Bruder Stanis menegaskan betapa pentingnya pendidikan dalam membawa peradaban dunia, sambil mengangkat tesis sederhana, mengapa mutu pendidikan di Indonesia rendah, yang kemudian diulas dalam artikelnya untuk disimak peserta seminar hari ini.

Menurut Bruder Stanis, faktor penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya kualitas tenaga pendidik, penyebaran guru-guru di setiap sekolah yang belum merata, kurangnya sarana pendukung, penyelengaraan pendidikan masih dilakukan secara birokratik-sentralistik, dan minimnya dukungan masyarakat.

Di akhir materinya, bruder asal Watuwawer ini menawarkan beberapa solusi untuk memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia dengan menyajikan sistem pendidikan di Finlandia. Salah satu diantaranya adalah memperketat rekrutmen calon mahasiswa FKIP. Juga memastikan perguruan tinggi yang membidani lahirnya calon guru benar-benar berkualitas. Selain itu, sistim seleksi calon guru juga dilakukan secara ketat, dan guru yang lolos harus mengikuti tahapan persiapan yang dikontrol secara ketat pula. Dengan demikian tenaga pendidikan (guru) benar-benar tidak diragukan SDM-nya dan keterpanggilannya untuk mengabdi menjadi guru. Selain itu, Bruder juga menawarkan beberapa solusi lain yang dirasa cukup relevan mengatasi kemelut kualitas pendidikan di Indonesia.

Seminar sehari dibuka oleh Kadis Pendidikan kab. Lembata, Ansel Bahi dihadiri ketua panitia perayaan, Markus Waleng, Pengawas TK/SD, Dan Lejab, serta guru-guru peserta seminar.

 

Laporan Ferdinandus B. Lokang

Leave a Reply

Your email address will not be published.